Senin, 11 Februari 2008

METODE PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA

Meneropong kerlap-kerlipnya cahaya dalam dunia pendidikan/pengajaran khususnya mata pelajaran bahasa Indonesia.

Bukanlah suatu hal yang baru bahwa salah satu komponen kegiatan belajar mengajar yang harus dikuasai oleh pendidik/guru adalah kemampuan menggunakan metode mengajar dengan baik dan tepat sehingga dapat menkomunikasikan bahan pelajaran guna terciptanya proses belajar mengajar yang efektif.
Perlu kita ketahui semakin pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,maka semakin kompleks pula bahan pelajaran yang harus disampaikan kepada siswa.
Jelas dalam hal oii guru pun dituntut untuk dapat memilih secara selektif,metode mana yang dapat digunakan dan sesuai tujuan,bahan atau materi alat bantu dan evaluasi yang telah ditetapkan.
Mari kita tinjau sejenak tentang :
Metode pembelajaran bagi siswa SMP tidak hanya dengan metode ceramah saja, namun dapat juga dilakukan dengan metode:

  • penugasan
  • tanya jawab
  • diskusi
  • inkuiri
Contoh : Pokok Bahasan MEMBACA DAN MEMAHAMI BERBAGAI RAGAM WACANA TULIS KARYA SASTRA, antara lain bentuk puisi.

Ciri puisi yaitu karangan yang terikat, bahasanya singkat, isinya padat.
Namun mempunyai pengertian yang luas.

Contoh cuplikan puisi " Surat dari Ibu" karya Asrul Sani,1951 yang akan ditelaah siswa.

SURAT DARI IBU

Pergi ke dunia luas, anakku sayang
pergi ke hidup bebas
Selama angin masih angin buritan
dan matahari pagi menyinar daun-daun
dalam rimba dan padang hijau

Pergi ke laut lepas,anakku sayang
pergi ke alam bebas
Selama hari belum petang
dan warna senja belum kemerah-merahan
Menutup pintu waktu lampau

Langkah-langkah pembelajaran :

1. Salah satu siswa membaca puisi Surat dari Ibu, sementara siswa yang lain
mendengarkan,menanggapi / mengomentari atau mengritik.

2. Pokok pembahasan pada teks puisi antara lain dicari :
-Makna denotasi - konotasi
-Sinonim - antonim beberapa kata dari puisi
-Majas atau gaya bahasa
-Citraan Puisi : * Penglihatan
* Pendengaran
* Perasaan

3. Tema Puisi

4. Amanat Puisi

5. Mengubah bentuk puisi menjadi prosa.

Penugasan :

Siswa membuat karangan
puisi dengan tema bebas (sebagai latihan pemula untuk menggali keberanian siswa memulai mengungkapkan perasaan terdalamnya melalui larik-larik kata yang mengalun serta mengalir)

Berikut ini beberapa puisi karya siswa




Hatiku dan Perasaanku
(Diana Ruly/Kelas 9B)

Kusamnya hati ini yang selalu rapuh
Hatiku selalu menangis
Untuk sesuatu yang kadang tak pantas

Hatiku kusam!
Sekusam boneka tua di tong sampah
Hatiku rapuh!
Serapuh balok kayu di belakang rumah

Ingin rasanya hati kusam nan rapuh ini
Kukeluarkan lalu kulempar
Kubuang jauh-jauh
Tapi...ku hanya manusia biasa yang tak punya kuasa

Lalu...apa yang harus kulakukan?
Apa aku harus diam mendengar jeritan pekikan hati?
Ya! hanya diam dan diam yang masih dapat kulakukan
Sementara hati ini kan terus rapuh dan kusam

Angin kamboja melukai senja
Rumput kering pun terbahak
Ketika air mata menetes perlahan
Kesedihan pun terlihat hanya untuk sebuah nama
========================================
KAMI BERSATU
(Devina G./Kelas 8)

Mereka berkumpul, berpikir, bersatu
Satu bangsa
Satu bahasa
Satu tanah air

Mereka berkumpul, berpikir, bersatu
Berjuang bersatu
Melawan bersama
Bergerilya bersama

Mereka berkumpul, berpikir, bersatu
Jawa, Sunda, Madura, Batak
Minahasa, Maluku, Sumatera
Berkata.... KAMI BERSATU
MERDEKA...!
========================================
KEGAGALAN
(Laura Ester K./Kelas 9B)

mengapa di dalam hidupku selalu ada kegagalan...?
mengapa karena kegagalan
semua orang menertawakanku...?
mengapa karena kegagalan
semua orang meremehkanku...?

mengapa aku tidak yakin bahwa setiap ada kegagalan
pasti ada keberhasilan...?
mengapa aku yakin bahwa kegagalan akan selalu
mengikutiku...?
apakah aku tidak boleh mengetahui itu semua...?

sekarang apakah arti keberhasilan
jika aku hanya memikirkan kegagalan...?
sekarang apakah arti kegagalan
jika aku hanya memikirkan keberhasilan...?
dan sekarang aku harus meyakini dan mengetahui arti
bahwa kegagalan adalah awal dari keberhasilan...
==============================================
PERSATUAN
(Lislianny/Kelas 9A)

Persatuan melibatkan banyak orang
Persatuan tumbuh melalui hati
Persatuan membuat hati kita damai
Persatuan akan menjalin hubungan kerjasama yang baik

Dimana rasa persatuan itu ada?
Dulu ada
Tetapi mengapa hilang?
Banyak keributan di sini di situ
Mengapa?
Lihatlah dahulu kala
Para pahlawan dengan semangat
Dengan persatuan yang kuat

Kita bisa
Hanya orang sombong yang tidak bisa
Cobalah dari sekarang
Untuk saling bersatu

Dengan teman, persatuan tumbuh tanpa membedakan
Dengan pedagangpun harus kita jalin rasa persatuan dan kesatuan
Dengan guru tetapi dalam kurun waktu tertentu
Dengan orang-orang sekitar kita
===================================================
Dalam proses pembelajaran mengapresiasikan dan mengekspresikan puisi, Lislianny di depan teman-temannya membacakan puisi karyanya sendiri sementara teman-teman yang lain memberikan penilaian dan komentar.

3 komentar:

K4 - Plasa Wacana mengatakan...

Wah, manis sekali.
Luarbiasa. Anda telah menjadikan media ini sumber belajar sekaligus media apresiasi yang keren.
Hayo, maju terus. Sebagai mana halnya bola salju yang bertambah besar karena mengelinding, demikian juga karya kreatif ini jika terus bergulir pastilah membesar dan merambah banyak pihak seraya meninggalkan kesan yang menginspirasi, sehingga tercurahlah berkat Allah Bapak yang Maha Pengasih.
Salam
Matias

sAnTa! dLu kNp cE.. mengatakan...

Wah...wah... Motto anda bagus dan berarti dalam banget hingga menyentuh kalbu yang terdalam pula.. Hidup dinalai bukan darai lamanya hidup tetapi dari apa yang ia lakukan sepanjang hidupnya .. wah..wahh..

Penuturan lain2pun bagus namun di isi materi kurang lengkap perlu dilengkapi ya??

pakgurukidulmbeser.blogspot.com mengatakan...

Saya salut dengan kreatif bapak dengan tulus melaksanakan tugas mulia mendidik tunas muda harapan bangsa.Semoga bermanfaat buat para pendidik dan siswa.Amiin